FOSHAN RAGOS NC EQUIPMENT CO.,LTD.

FOSHAN RAGOS NC EQUIPMENT CO.,LTD.

Cara menyesuaikan ketinggian lentur pada mesin lentur

2024 09/24

Mesin bending, yang biasa disebut sebagai rem pers, sangat penting dalam pengerjaan logam untuk membentuk lembaran logam dengan menekuknya pada sudut tertentu. Salah satu langkah paling penting dalam memastikan tikungan yang akurat adalah menyesuaikan ketinggian lentur dengan benar. Penyesuaian tinggi yang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahan dalam produk akhir, mengurangi kualitas atau fungsinya. Panduan ini memberikan tampilan komprehensif tentang cara menyesuaikan ketinggian lentur pada mesin lentur, menggabungkan instruksi langkah demi langkah, formula, dan tips penting.
1. Memahami mesin lentur dan ketinggian lentur
Sebelum menyelam ke dalam aspek teknis, penting untuk memahami apa ketinggian lentur. Ketinggian lentur mengacu pada jarak vertikal dari dadu bawah ke pukulan atas (atau blade) saat mesin digunakan. Ketinggian ini menentukan seberapa dalam tikungan, yang memengaruhi sudut dan ketepatan lembaran logam.
Terminologi Utama:
- Die: Bagian bawah rem tekan tempat logam ditempatkan untuk ditekuk.
- Punch: Alat atas yang menekan lembaran logam.
- Stroke: Gerakan vertikal pukulan.
2. Faktor -faktor yang mempengaruhi penyesuaian ketinggian lentur
Faktor -faktor berikut berperan dalam menentukan ketinggian lentur yang optimal:
- Ketebalan Bahan: Bahan yang lebih tebal membutuhkan ketinggian lentur yang lebih besar.
- Lebar pembukaan die: Bukaan mati yang lebih luas mempengaruhi kedalaman tikungan.
- Sudut tikungan yang diinginkan: Sudut di mana Anda ingin menekuk bahan akan menentukan ketinggian.
- Jenis logam: Logam yang berbeda memiliki sifat elastis yang bervariasi, memengaruhi cara mereka menekuk.
3. Langkah -langkah untuk menyesuaikan ketinggian lentur
Langkah 1: Tentukan ketebalan material
Pertama, ukur ketebalan bahan yang Anda kerjakan. Ini biasanya dilakukan dalam milimeter (mm). Ketebalannya sangat penting dalam mengatur ketinggian lentur kanan.
Langkah 2: Pilih dadu yang sesuai
Seleksi die mempengaruhi proses lentur. Biasanya, pembukaan mati yang 6-8 kali ketebalan material dipilih untuk tugas-tugas lentur umum. Misalnya:
`` `
Lebar mati = 6 x ketebalan material
`` `
Langkah 3: Hitung ketinggian lentur yang diperlukan
Ketinggian lentur ditentukan menggunakan formula berikut:
`` `
Tinggi Bending (H) = Lebar Pembukaan Die / 2
`` `
Formula ini memastikan bahwa pukulan turun cukup jauh ke dalam dadu untuk mencapai tikungan yang diinginkan. Misalnya, jika lebar pembukaan mati Anda adalah 48 mm, ketinggian lentur akan menjadi:
`` `
H = 48 mm / 2 = 24 mm
`` `
Langkah 4: Sesuaikan posisi pukulan
Setelah menghitung ketinggian lentur, sesuaikan posisi pukulan yang sesuai. Sebagian besar rem pers modern dilengkapi dengan kontrol terkomputerisasi di mana Anda dapat memasukkan ketinggian lentur yang diperlukan, dan mesin secara otomatis menyesuaikan. Namun, penyesuaian manual dilakukan dengan melonggarkan sekrup penyesuaian dan menggerakkan pukulan ke atas atau ke bawah.
Langkah 5: Uji dan Fine-Tune
Setelah ketinggian awal diatur, lakukan tikungan uji dengan potongan memo dari bahan yang sama. Ukur sudut dan tinggi tikungan untuk memastikannya memenuhi spesifikasi. Jika perlu, sesuaikan sedikit pukulan untuk mencapai hasil yang benar.
4. Perhitungan gaya lentur dan springback
Sambil menyesuaikan ketinggian lentur, juga penting untuk mempertimbangkan kekuatan lentur dan springback. Springback adalah kecenderungan logam untuk kembali ke bentuk aslinya setelah membungkuk, yang harus dikompensasi dalam penyesuaian ketinggian.
Gaya lentur yang diperlukan (F) dapat dihitung menggunakan rumus berikut:
`` `
F = (k * Kekuatan tarik material * ketebalan^2) / lebar mati
`` `
Di mana:
- K adalah konstanta yang tergantung pada metode lentur (misalnya, pembengkokan udara, bottoming).
- Kekuatan tarik material adalah kekuatan yang diperlukan untuk menarik sesuatu ke titik di mana ia pecah.
- Ketebalan adalah ketebalan bahan.
- Lebar mati adalah lebar pembukaan die.
Springback dapat diperkirakan dan dikompensasi dengan menyesuaikan ketinggian lentur sedikit lebih tinggi, tergantung pada jenis material dan ketebalan.
5. Praktik terbaik untuk pembengkokan yang akurat
- Selalu lakukan tikungan uji: uji lentur dengan bahan memo memungkinkan untuk menyempurnakan tinggi dan sudut.
- Akun untuk Springback: Menyesuaikan Springback sangat penting, terutama dengan logam yang lebih lembut seperti aluminium.
- Gunakan perkakas yang tepat: Pastikan bahwa pukulan dan mati cocok untuk material dan ketebalan yang bekerja dengan Anda.
- Secara teratur mengkalibrasi mesin Anda: Periksa pengaturan mesin secara berkala untuk memastikan tikungan yang akurat, terutama jika rem pers sering digunakan.
6. Kesalahan umum dan bagaimana menghindarinya
1. Input Ketebalan Bahan yang Salah: Selalu periksa kembali ketebalan material sebelum menghitung ketinggian lentur. Kesalahan perhitungan kecil dapat menyebabkan kesalahan yang signifikan di tikungan akhir.
2. Tidak memperhitungkan Springback: Gagal memperhitungkan Springback dapat mengakibatkan di bawah bending. Selalu sesuaikan sedikit untuk efek ini, terutama dengan logam lunak.
3. Seleksi mati yang tidak tepat: Menggunakan dadu yang salah dapat mengakibatkan pembengkokan yang tidak mencukupi atau berlebihan. Pastikan lebar mati sesuai untuk ketebalan material.
7. Teknik Tingkat Lanjut: Menggunakan Rem Tekan CNC
Untuk presisi, sebagian besar rem pers modern dilengkapi dengan sistem CNC (Kontrol Numerik Komputer). Sistem ini memungkinkan Anda untuk memasukkan jenis material, ketebalan, sudut yang diinginkan, dan mesin secara otomatis menghitung dan menyesuaikan ketinggian lentur, kekuatan, dan kecepatan.
Manfaat Sistem CNC:
- Peningkatan akurasi: Dengan kontrol terkomputerisasi, kemungkinan kesalahan manusia berkurang.
- Hasil yang konsisten: Rem tekan CNC dapat mengulangi tikungan yang sama dengan presisi tinggi.
- Otomasi: Untuk proses produksi besar, mesin yang dikendalikan CNC menghemat waktu dan memastikan keseragaman.
8. Kesimpulan: Menguasai penyesuaian ketinggian lentur
Penyesuaian ketinggian lentur yang benar pada rem pers sangat penting untuk mencapai tikungan yang tepat dalam pengerjaan logam. Dengan memahami sifat material, seleksi die, dan perhitungan ketinggian lentur, Anda dapat meningkatkan kualitas dan akurasi tikungan Anda. Selalu uji pengaturan Anda dan sesuaikan dengan faktor -faktor seperti Springback untuk memastikan hasil yang optimal. Saat bekerja dengan mesin CNC, memanfaatkan otomatisasi untuk meminimalkan kesalahan dan merampingkan proses.
9. FAQ
T1: Apa yang terjadi jika ketinggian lentur diatur terlalu tinggi?
Jika ketinggian lentur terlalu tinggi, itu dapat menyebabkan bahan over-back, yang dapat merusak benda kerja atau mengakibatkan sudut yang salah.
T2: Bagaimana saya bisa mengukur Springback?
Springback dapat diukur dengan menekuk bagian uji dan membandingkan sudut yang dihasilkan dengan sudut yang diinginkan. Perbedaannya adalah Springback, dan penyesuaian ketinggian lentur harus dilakukan.
T3: Dapatkah saya menyesuaikan ketinggian lentur secara manual pada semua mesin?
Tidak semua mesin memerlukan penyesuaian manual. Rem Tekan CNC memungkinkan penyesuaian otomatis, tetapi rem tekan manual akan membutuhkan Anda untuk secara fisik menyesuaikan posisi punch.
T4: Bagaimana ketebalan material mempengaruhi ketinggian lentur?
Bahan yang lebih tebal umumnya membutuhkan ketinggian lentur yang lebih besar untuk mencapai sudut yang benar, dan pembukaan mati harus disesuaikan.
T5: Apakah logam yang berbeda memiliki persyaratan tinggi lentur yang berbeda?
Ya, logam yang berbeda memiliki sifat unik yang mempengaruhi persyaratan tinggi lentur mereka. Misalnya, aluminium mungkin memerlukan penyesuaian untuk Springback, sedangkan baja biasanya membutuhkan kekuatan yang lebih tinggi dan tikungan yang lebih dalam.
T6: Apa tujuan menyesuaikan ketinggian lentur?
Menyesuaikan ketinggian lentur memungkinkan Anda untuk mengontrol kedalaman tikungan dan memastikan bahwa benda kerja mencapai sudut dan presisi yang benar.